Cara Pasang Custom Domain di Blogger untuk Pemula
Kabar baiknya, kita tetap menggunakan Blogger seperti biasa. Artikel, gambar, komentar, template dan dashboard tetap berada di Blogger. Yang berubah terutama adalah alamat yang digunakan pengunjung untuk membuka blog.
Kalau kamu baru mengikuti seri ini, mulai dari Cara Membuat Blog untuk Pemula dari Nol Sampai Online, kemudian lanjutkan ke Cara Membuat Blog Gratis di Blogger, Setting Blogger Setelah Membuat Blog dan Cara Memilih Template Blogger.
Blogger mendukung penggunaan domain yang sudah kita daftarkan sendiri. Domain utama blog menggunakan host seperti www.domainanda.com atau subdomain lain. Blogger kemudian memberikan data CNAME yang harus dimasukkan pada DNS penyedia domain.
Sumber: Blogger Help — Menyiapkan domain kustom.
Apa Itu Custom Domain Blogger?
Saat pertama membuat blog, Blogger memberi alamat gratis seperti:
Alamat tersebut sebenarnya sudah cukup untuk membuat dan mengembangkan blog. Custom domain bukan syarat agar Blogger bisa digunakan.
Custom domain berarti kita mempunyai nama domain sendiri kemudian mengarahkannya ke Blogger.
Apakah Harus Membeli Hosting Juga?
Tidak. Ini salah satu hal yang sering membuat pemula bingung.
Karena konten tetap dilayani melalui Blogger, kita tidak perlu membeli paket hosting hanya untuk memasang custom domain.
Yang perlu dimiliki adalah nama domain, misalnya:
Blogspot atau Custom Domain, Mana yang Lebih Baik?
- Gratis
- Bisa langsung digunakan
- HTTPS otomatis
- Cocok untuk belajar
- Nama lebih ringkas
- Branding lebih kuat
- Lebih mudah dipromosikan
- Domain milik sendiri
Jadi tidak perlu merasa blog dengan alamat Blogspot otomatis buruk. Custom domain lebih banyak berhubungan dengan identitas, branding dan pengelolaan alamat situs.
1. Siapkan Domain yang Akan Digunakan
Langkah pertama tentu memiliki domain yang masih aktif. Kita bisa menggunakan domain berbayar dari registrar maupun jenis domain lain yang memang dapat dikelola DNS-nya.
Tidak terlalu penting registrar mana yang digunakan selama domain masih aktif dan kita mendapatkan akses untuk mengelola DNS.
Perhatikan juga harga perpanjangan, reputasi registrar, kemudahan DNS Management dan dukungan pelanggan.
2. Siapkan Data Sebelum Mulai
3. Masukkan Domain ke Blogger
Masuk ke Blogger kemudian buka:
Masukkan domain menggunakan host www atau subdomain lain.
Pada pemasangan pertama, Blogger biasanya menampilkan informasi DNS/CNAME yang harus kita masukkan di penyedia domain.
4. Blogger Akan Memberikan Dua CNAME
Bagian ini adalah inti dari proses custom domain Blogger.
wwwghs.google.comabc123xyzgv-xxxxxxxx.dv.googlehosted.comCNAME pertama mengarahkan host blog seperti www ke Blogger.
CNAME kedua adalah kode keamanan yang unik untuk blog dan akun kita. Nilainya tidak sama untuk setiap orang, jadi jangan menyalin CNAME keamanan dari tutorial atau screenshot milik orang lain.
CodeFlare sebelumnya sudah membahas pemasangan domain .my.id pada Blogger. Artikel tersebut cocok dijadikan contoh tambahan setelah memahami alur dasarnya dari panduan ini.
Cara Memasang Kustom Domain .my.id di Blogger5. Buka DNS Management Domain
Sekarang pindah ke dashboard penyedia domain kemudian cari menu dengan nama seperti:
Nama menunya bisa berbeda, tetapi fungsi dasarnya sama: mengatur record DNS domain.
6. Masukkan Kedua CNAME
Buat dua record CNAME sesuai data yang diberikan Blogger.
wwwghs.google.comabc123xyzgv-xxxx.dv.googlehosted.comGunakan kode yang muncul di dashboard Blogger milik kamu sendiri.
7. Supaya Domain Tanpa WWW Juga Bisa Dibuka
Blogger menggunakan hostname seperti:
www.kebunsantai.comblog.kebunsantai.comkebunsantai.comDomain tanpa subdomain seperti kebunsantai.com biasa disebut root atau naked domain.
Supaya orang yang mengetik alamat tanpa www tetap diarahkan ke blog, Blogger menggunakan empat A record berikut.
216.239.32.21216.239.34.21216.239.36.21216.239.38.21Untuk bagian host biasanya registrar menggunakan simbol seperti @ untuk root domain.
Kalau kolomnya menggunakan istilah Host, Name, Points To atau Value, sesuaikan berdasarkan fungsi record, bukan berdasarkan posisi pada screenshot tutorial.
8. Tunggu DNS Propagation
Setelah record DNS disimpan, perubahan tidak selalu aktif dalam hitungan detik.
Jadi kalau setelah beberapa menit tombol Simpan masih gagal, jangan langsung menghapus semua record dan mengulang dari awal. DNS memang membutuhkan waktu untuk tersebar.
9. Kembali ke Blogger dan Simpan Lagi
Setelah DNS mulai aktif, kembali ke:
Masukkan kembali domain kemudian klik Simpan.
10. Aktifkan Pengalihan Domain
Dengan begitu pengunjung tidak harus mengingat apakah alamat blog memakai www atau tidak.
11. Aktifkan HTTPS
Setelah domain berhasil terhubung, buka bagian HTTPS.
Kalau HTTPS masih memproses, tunggu terlebih dahulu. Tidak perlu membeli sertifikat SSL terpisah hanya untuk fitur HTTPS bawaan Blogger.
Bagaimana kalau HTTPS tidak mau aktif?
Periksa kembali DNS domain. Kalau menggunakan konfigurasi DNS tambahan seperti CAA, proxy atau layanan pihak ketiga, pastikan konfigurasi tersebut tidak menghalangi proses penerbitan sertifikat Blogger.
12. Tes Semua Versi Alamat
http://kebunsantai.comhttps://kebunsantai.comhttp://www.kebunsantai.comhttps://www.kebunsantai.comIdealnya semua variasi tersebut akhirnya mengarah ke satu versi utama.
13. Tes Artikel Lama
Ini sangat penting jika blog sudah mempunyai artikel sebelum custom domain dipasang.
kebunsantai.blogspot.com/2026/08/merawat-tanaman.htmlwww.kebunsantai.com/2026/08/merawat-tanaman.htmlBuka beberapa artikel lama menggunakan URL Blogspot dan pastikan pengunjung diarahkan ke artikel yang sama pada custom domain.
14. Tambahkan Domain ke Google Search Console
Setelah domain stabil, tambahkan domain baru ke Google Search Console supaya performa dan kondisi indexing domain baru bisa dipantau.
15. Submit Sitemap Domain Baru
https://www.kebunsantai.com/sitemap.xml
https://www.kebunsantai.com/sitemap-pages.xml
Tujuannya bukan untuk memaksa Google langsung mengindeks semua halaman, tetapi membantu mesin pencari menemukan URL pada domain baru dengan lebih mudah.
16. Perlukah Mengganti Semua Internal Link Lama?
Kalau internal link lama masih menggunakan alamat Blogspot secara absolut, saya lebih suka secara bertahap memperbaruinya ke custom domain.
https://kebunsantai.blogspot.com/artikel.htmlhttps://www.kebunsantai.com/artikel.htmlUntuk internal link Blogger, URL relatif juga bisa lebih praktis jika konteksnya sesuai:
/2026/08/artikel.htmlApakah Traffic Akan Hilang Setelah Custom Domain?
Perubahan domain merupakan perubahan alamat situs. Mesin pencari membutuhkan waktu untuk memproses URL baru dan memperbarui berbagai sinyalnya.
Karena itu jangan kaget kalau data Search Console atau posisi beberapa URL mengalami perubahan sementara.
Yang penting adalah memastikan redirect bekerja, domain bisa dicrawl, HTTPS aktif, canonical menggunakan domain baru dan tidak ada konfigurasi robots yang menghalangi indexing.
Error yang Sering Terjadi
CNAME belum aktif atau DNS masih propagasi.
Periksa empat A record dan opsi pengalihan domain.
Tunggu sertifikat dan periksa konfigurasi DNS.
A record lama atau parking record mungkin masih aktif.
Host www mungkin sudah mempunyai record lain.
Periksa DNS, proxy atau redirect tambahan.
Bagaimana Kalau DNS Menggunakan Cloudflare?
Blogger tetap bisa menggunakan DNS pihak ketiga seperti Cloudflare, tetapi pemula perlu memahami bahwa ada lapisan konfigurasi tambahan.
Jika menggunakan proxy, redirect rule atau SSL tambahan, pastikan tidak bertabrakan dengan sistem HTTPS dan redirect Blogger.
Kalau baru pertama kali memasang domain, saya lebih suka membuat konfigurasi DNS sesederhana mungkin terlebih dahulu. Setelah domain bekerja normal, barulah fitur tambahan diuji satu per satu.
Kesalahan Pemula yang Sebaiknya Dihindari
Checklist Custom Domain Blogger
Pohon Belajar Kita Sekarang
Sekarang fondasi blog sudah jauh lebih lengkap. Kita sudah mempunyai blog, memahami pengaturan dasar, tahu memilih template dan sudah tahu cara menggunakan domain sendiri.
Setelah alamat blog beres, bagian yang jauh lebih penting adalah membuat Google dapat menemukan konten dan mulai membangun pengunjung secara bertahap.
Tahap berikutnya di seri ini adalah cara agar blog muncul di Google. Kita akan mulai dari konsep crawling, indexing, Google Search Console, sitemap sampai cara memeriksa apakah sebuah artikel sudah benar-benar masuk indeks.

No comments
💬 Share Your Thoughts & Join the Hall of Fame!
Punya pendapat atau tips tentang artikel ini? Tuliskan komentar kamu sekarang! 🚀
💎 Komentar yang bermanfaat, relevan, dan positif berkesempatan tampil di CodeFlare Hall of Fame dan masuk ke Top Commentators Widget.
👉 Comment now. Share your ideas. Get noticed on codeflare.net