Header Ads

CODEFLARE ADVERTISING
OPEN AD SPACE
Pasang Iklan di CodeFlare
Promosikan bisnis, produk, website atau layanan Anda.
SLOT TERSEDIA
PASANG IKLAN
  • Cara Pasang Custom Domain di Blogger untuk Pemula

    Cara Pasang Custom Domain di Blogger untuk Pemula


    Setelah beberapa hari menggunakan Blogger, biasanya mulai muncul keinginan untuk mengganti alamat seperti kebunsantai.blogspot.com menjadi sesuatu yang lebih singkat seperti kebunsantai.com. Nah, proses inilah yang biasa disebut memasang custom domain di Blogger.

    Kabar baiknya, kita tetap menggunakan Blogger seperti biasa. Artikel, gambar, komentar, template dan dashboard tetap berada di Blogger. Yang berubah terutama adalah alamat yang digunakan pengunjung untuk membuka blog.

    SEBELUMkebunsantai.blogspot.comDomain gratis Blogger
    SESUDAHwww.kebunsantai.comCustom domain sendiri

    Kalau kamu baru mengikuti seri ini, mulai dari Cara Membuat Blog untuk Pemula dari Nol Sampai Online, kemudian lanjutkan ke Cara Membuat Blog Gratis di Blogger, Setting Blogger Setelah Membuat Blog dan Cara Memilih Template Blogger.

    Informasi Singkat

    Blogger mendukung penggunaan domain yang sudah kita daftarkan sendiri. Domain utama blog menggunakan host seperti www.domainanda.com atau subdomain lain. Blogger kemudian memberikan data CNAME yang harus dimasukkan pada DNS penyedia domain.

    Sumber: Blogger Help — Menyiapkan domain kustom.





    Apa Itu Custom Domain Blogger?

    Saat pertama membuat blog, Blogger memberi alamat gratis seperti:

    https://kebunsantai.blogspot.com

    Alamat tersebut sebenarnya sudah cukup untuk membuat dan mengembangkan blog. Custom domain bukan syarat agar Blogger bisa digunakan.

    Custom domain berarti kita mempunyai nama domain sendiri kemudian mengarahkannya ke Blogger.

    https://www.kebunsantai.com
    HostingTetap menggunakan infrastruktur Blogger.
    DomainAlamat diganti menggunakan nama milik sendiri.
    DashboardTetap dikelola dari Blogger.

    Apakah Harus Membeli Hosting Juga?

    Tidak. Ini salah satu hal yang sering membuat pemula bingung.

    WORDPRESS SELF HOSTEDDomain + Hosting
    VS
    BLOGGERDomain saja

    Karena konten tetap dilayani melalui Blogger, kita tidak perlu membeli paket hosting hanya untuk memasang custom domain.

    Yang perlu dimiliki adalah nama domain, misalnya:

    .com.net.id.my.id.web.id.org

    Blogspot atau Custom Domain, Mana yang Lebih Baik?

    BLOGSPOT Bagus untuk mulai
    • Gratis
    • Bisa langsung digunakan
    • HTTPS otomatis
    • Cocok untuk belajar
    CUSTOM DOMAIN Bagus saat lebih serius
    • Nama lebih ringkas
    • Branding lebih kuat
    • Lebih mudah dipromosikan
    • Domain milik sendiri

    Jadi tidak perlu merasa blog dengan alamat Blogspot otomatis buruk. Custom domain lebih banyak berhubungan dengan identitas, branding dan pengelolaan alamat situs.

    1. Siapkan Domain yang Akan Digunakan

    Langkah pertama tentu memiliki domain yang masih aktif. Kita bisa menggunakan domain berbayar dari registrar maupun jenis domain lain yang memang dapat dikelola DNS-nya.

    Cari namakebunsantai.com
    DaftarkanMelalui registrar
    Akses DNSPastikan DNS dapat dikelola

    Tidak terlalu penting registrar mana yang digunakan selama domain masih aktif dan kita mendapatkan akses untuk mengelola DNS.

    Jangan melihat harga tahun pertama saja.
    Perhatikan juga harga perpanjangan, reputasi registrar, kemudahan DNS Management dan dukungan pelanggan.
    Bagaimana kalau ingin mencoba alternatif domain gratis?

    CodeFlare pernah membahas layanan EU.org sebagai salah satu alternatif nama domain. Tutorial tersebut bisa dibaca sebagai referensi terpisah karena proses mendapatkan domainnya berbeda dari pembelian domain komersial.

    Memanfaatkan Layanan Domain Gratis EU.org Langkah demi Langkah

    2. Siapkan Data Sebelum Mulai

    Domain aktifMisalnya kebunsantai.com.
    Akses BloggerAkun harus mempunyai hak admin.
    Akses DNSLogin ke registrar atau DNS provider.
    Catat kondisi awalSupaya perubahan DNS lebih mudah ditelusuri jika ada masalah.

    3. Masukkan Domain ke Blogger

    Masuk ke Blogger kemudian buka:

    Blogger Setelan Memublikasikan Domain kustom

    Masukkan domain menggunakan host www atau subdomain lain.

    www.kebunsantai.com
    Jangan langsung panik kalau muncul pesan error.
    Pada pemasangan pertama, Blogger biasanya menampilkan informasi DNS/CNAME yang harus kita masukkan di penyedia domain.

    4. Blogger Akan Memberikan Dua CNAME

    Bagian ini adalah inti dari proses custom domain Blogger.

    HOST / NAMETARGET / DESTINATION
    wwwghs.google.com
    abc123xyzgv-xxxxxxxx.dv.googlehosted.com

    CNAME pertama mengarahkan host blog seperti www ke Blogger.

    CNAME kedua adalah kode keamanan yang unik untuk blog dan akun kita. Nilainya tidak sama untuk setiap orang, jadi jangan menyalin CNAME keamanan dari tutorial atau screenshot milik orang lain.

    CNAME 1Alamat blogwww → Blogger
    CNAME 2Verifikasi kepemilikankode unik → Google

    5. Buka DNS Management Domain

    Sekarang pindah ke dashboard penyedia domain kemudian cari menu dengan nama seperti:

    DNS ManagementManage DNSDNS ZoneDNS RecordsZone Editor

    Nama menunya bisa berbeda, tetapi fungsi dasarnya sama: mengatur record DNS domain.

    6. Masukkan Kedua CNAME

    Buat dua record CNAME sesuai data yang diberikan Blogger.

    DNS RECORDS
    TYPENAMETARGET
    CNAMEwwwghs.google.com
    CNAMEabc123xyzgv-xxxx.dv.googlehosted.com
    Jangan menyalin kode keamanan pada contoh ini.
    Gunakan kode yang muncul di dashboard Blogger milik kamu sendiri.

    7. Supaya Domain Tanpa WWW Juga Bisa Dibuka

    Blogger menggunakan hostname seperti:

    www.kebunsantai.com
    blog.kebunsantai.com
    kebunsantai.com

    Domain tanpa subdomain seperti kebunsantai.com biasa disebut root atau naked domain.

    Supaya orang yang mengetik alamat tanpa www tetap diarahkan ke blog, Blogger menggunakan empat A record berikut.

    A216.239.32.21
    A216.239.34.21
    A216.239.36.21
    A216.239.38.21

    Untuk bagian host biasanya registrar menggunakan simbol seperti @ untuk root domain.

    Panel DNS tiap registrar berbeda.
    Kalau kolomnya menggunakan istilah Host, Name, Points To atau Value, sesuaikan berdasarkan fungsi record, bukan berdasarkan posisi pada screenshot tutorial.
    Masih bingung soal naked URL?

    CodeFlare mempunyai artikel khusus mengenai cara mengarahkan domain tanpa www atau naked URL ke alamat utama menggunakan pengaturan DNS.

    Cara Membuat Naked URL Nama Domain

    8. Tunggu DNS Propagation

    Setelah record DNS disimpan, perubahan tidak selalu aktif dalam hitungan detik.

    0Record dibuat
    1hMulai tersebar
    24h+Bisa membutuhkan waktu

    Jadi kalau setelah beberapa menit tombol Simpan masih gagal, jangan langsung menghapus semua record dan mengulang dari awal. DNS memang membutuhkan waktu untuk tersebar.

    9. Kembali ke Blogger dan Simpan Lagi

    Setelah DNS mulai aktif, kembali ke:

    Setelan Memublikasikan Domain kustom
    www.kebunsantai.com

    Masukkan kembali domain kemudian klik Simpan.

    Domain kustom tersimpanBlogger sekarang mengenali domain tersebut sebagai alamat blog.

    10. Aktifkan Pengalihan Domain

    kebunsantai.comTanpa www
    www.kebunsantai.comAlamat utama Blogger
    Alihkan domainkebunsantai.com → www.kebunsantai.com

    Dengan begitu pengunjung tidak harus mengingat apakah alamat blog memakai www atau tidak.

    11. Aktifkan HTTPS

    Setelah domain berhasil terhubung, buka bagian HTTPS.

    01
    Ketersediaan HTTPSAktifkan dan tunggu sertifikat tersedia.
    02
    Pengalihan HTTPSAktifkan agar pengunjung selalu menggunakan HTTPS.
    http://
    https://

    Kalau HTTPS masih memproses, tunggu terlebih dahulu. Tidak perlu membeli sertifikat SSL terpisah hanya untuk fitur HTTPS bawaan Blogger.

    Bagaimana kalau HTTPS tidak mau aktif?

    Periksa kembali DNS domain. Kalau menggunakan konfigurasi DNS tambahan seperti CAA, proxy atau layanan pihak ketiga, pastikan konfigurasi tersebut tidak menghalangi proses penerbitan sertifikat Blogger.

    Gunakan konfigurasi sesederhana mungkinPastikan domain bekerja normal terlebih dahulu sebelum menambahkan proxy, redirect atau aturan DNS tambahan.

    12. Tes Semua Versi Alamat

    http://kebunsantai.com
    https://kebunsantai.com
    http://www.kebunsantai.com
    https://www.kebunsantai.com

    Idealnya semua variasi tersebut akhirnya mengarah ke satu versi utama.

    https://www.kebunsantai.com

    13. Tes Artikel Lama

    Ini sangat penting jika blog sudah mempunyai artikel sebelum custom domain dipasang.

    URL LAMAkebunsantai.blogspot.com/2026/08/merawat-tanaman.html
    URL BARUwww.kebunsantai.com/2026/08/merawat-tanaman.html

    Buka beberapa artikel lama menggunakan URL Blogspot dan pastikan pengunjung diarahkan ke artikel yang sama pada custom domain.

    14. Tambahkan Domain ke Google Search Console

    Setelah domain stabil, tambahkan domain baru ke Google Search Console supaya performa dan kondisi indexing domain baru bisa dipantau.

    Search Console
    Tambahkan PropertiDomain BaruVerifikasi

    15. Submit Sitemap Domain Baru

    https://www.kebunsantai.com/sitemap.xml https://www.kebunsantai.com/sitemap-pages.xml

    Tujuannya bukan untuk memaksa Google langsung mengindeks semua halaman, tetapi membantu mesin pencari menemukan URL pada domain baru dengan lebih mudah.

    16. Perlukah Mengganti Semua Internal Link Lama?

    Kalau internal link lama masih menggunakan alamat Blogspot secara absolut, saya lebih suka secara bertahap memperbaruinya ke custom domain.

    LAMAhttps://kebunsantai.blogspot.com/artikel.html
    BARUhttps://www.kebunsantai.com/artikel.html

    Untuk internal link Blogger, URL relatif juga bisa lebih praktis jika konteksnya sesuai:

    /2026/08/artikel.html

    Apakah Traffic Akan Hilang Setelah Custom Domain?

    Perubahan domain merupakan perubahan alamat situs. Mesin pencari membutuhkan waktu untuk memproses URL baru dan memperbarui berbagai sinyalnya.

    Blogspot
    REDIRECT
    Custom Domain

    Karena itu jangan kaget kalau data Search Console atau posisi beberapa URL mengalami perubahan sementara.

    Yang penting adalah memastikan redirect bekerja, domain bisa dicrawl, HTTPS aktif, canonical menggunakan domain baru dan tidak ada konfigurasi robots yang menghalangi indexing.

    Error yang Sering Terjadi

    ERROR 1Domain belum dapat disimpan

    CNAME belum aktif atau DNS masih propagasi.

    ERROR 2Domain tanpa www tidak bekerja

    Periksa empat A record dan opsi pengalihan domain.

    ERROR 3HTTPS masih pending

    Tunggu sertifikat dan periksa konfigurasi DNS.

    ERROR 4Website membuka halaman provider

    A record lama atau parking record mungkin masih aktif.

    ERROR 5CNAME conflict

    Host www mungkin sudah mempunyai record lain.

    ERROR 6Redirect loop

    Periksa DNS, proxy atau redirect tambahan.

    Bagaimana Kalau DNS Menggunakan Cloudflare?

    Blogger tetap bisa menggunakan DNS pihak ketiga seperti Cloudflare, tetapi pemula perlu memahami bahwa ada lapisan konfigurasi tambahan.

    DNS Provider

    Jika menggunakan proxy, redirect rule atau SSL tambahan, pastikan tidak bertabrakan dengan sistem HTTPS dan redirect Blogger.

    Kalau baru pertama kali memasang domain, saya lebih suka membuat konfigurasi DNS sesederhana mungkin terlebih dahulu. Setelah domain bekerja normal, barulah fitur tambahan diuji satu per satu.

    Punya website di Google Sites juga?

    Custom domain Google Sites menggunakan alur yang berbeda dengan Blogger. Supaya konfigurasi keduanya tidak tercampur, gunakan tutorial khusus Google Sites berikut.

    Cara Setting Domain Kustom Google Sites

    Kesalahan Pemula yang Sebaiknya Dihindari

    01Menyalin CNAME orang lainCNAME keamanan berbeda untuk setiap blog.
    02Menghapus DNS secara acakRecord lain bisa digunakan email atau layanan berbeda.
    03Tidak sabar menunggu propagasiRecord baru belum tentu langsung terbaca.
    04Lupa mengaktifkan HTTPSVersi aman sebaiknya menjadi alamat utama.
    05Tidak mengetes artikel lamaHomepage bekerja belum berarti semua URL aman.
    06Mengubah domain berkali-kaliSetiap perpindahan URL menambah pekerjaan migrasi.

    Checklist Custom Domain Blogger

    Pohon Belajar Kita Sekarang

    Membuat Blog
    Setting Blogger
    Pilih Template
    Custom Domain
    Google & SEO

    Sekarang fondasi blog sudah jauh lebih lengkap. Kita sudah mempunyai blog, memahami pengaturan dasar, tahu memilih template dan sudah tahu cara menggunakan domain sendiri.

    Domain sendiri bukan akhir perjalanan.

    Setelah alamat blog beres, bagian yang jauh lebih penting adalah membuat Google dapat menemukan konten dan mulai membangun pengunjung secara bertahap.

    Tahap berikutnya di seri ini adalah cara agar blog muncul di Google. Kita akan mulai dari konsep crawling, indexing, Google Search Console, sitemap sampai cara memeriksa apakah sebuah artikel sudah benar-benar masuk indeks.

    No comments

    💬 Share Your Thoughts & Join the Hall of Fame!

    Punya pendapat atau tips tentang artikel ini? Tuliskan komentar kamu sekarang! 🚀

    💎 Komentar yang bermanfaat, relevan, dan positif berkesempatan tampil di CodeFlare Hall of Fame dan masuk ke Top Commentators Widget.

    👉 Comment now. Share your ideas. Get noticed on codeflare.net

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad