Header Ads

CODEFLARE ADVERTISING
OPEN AD SPACE
Pasang Iklan di CodeFlare
Promosikan bisnis, produk, website atau layanan Anda.
SLOT TERSEDIA
PASANG IKLAN
  • Cara Memasang Custom Domain MY.ID di Blogger dengan DNS yang Benar

    Cara memasang custom domain MY.ID di Blogger


    Custom domain bikin alamat Blogger jauh lebih enak dibaca. Daripada memakai alamat panjang seperti namablog.blogspot.com, kita bisa pakai domain sendiri seperti www.namamu.my.id. Untuk blog personal, portofolio, project kecil, atau brand pribadi, MY.ID masih jadi salah satu pilihan domain Indonesia yang menarik karena namanya pendek dan fleksibel.

    Yang perlu diperhatikan, setting custom domain Blogger sebenarnya cukup sederhana kalau kita memisahkan tiga hal dengan benar: CNAME Blogger, A record untuk redirect domain tanpa www, dan nameserver domain. Tiga hal ini sering tercampur di tutorial lama sehingga orang akhirnya memasukkan NS Cloudflare sebagai record biasa di zona DNS.

    Informasi Singkat

    MY.ID merupakan bagian dari domain tingkat tinggi Indonesia .id yang dikelola PANDI. Kebijakan pendaftaran PANDI saat ini menyebut .my.id diperuntukkan bagi perorangan, organisasi, atau entitas lain. Pendaftaran dilakukan melalui registrar .ID yang terakreditasi.


    Sumber : PANDI | Kebijakan Pendaftaran Domain .ID




    Apa Itu Domain MY.ID?

    MY.ID adalah salah satu pilihan di bawah domain .id. Berbeda dengan ekstensi yang penggunaannya sangat spesifik seperti ac.id untuk perguruan tinggi atau sch.id untuk sekolah, MY.ID punya cakupan yang lebih fleksibel dan menurut kebijakan PANDI dapat digunakan oleh perorangan, organisasi, maupun entitas lain.

    Personal

    Blog pribadi, profil, CV online atau portofolio.

    Project

    Landing page, tools, dokumentasi dan project digital kecil.

    Blog

    Cocok untuk Blogger yang ingin alamat lebih ringkas.

    Identitas digital

    Bisa dipakai sebagai domain utama untuk website dan email jika layanan registrar mendukung.

    Soal harga, jangan pakai angka dari tutorial lama sebagai patokan permanen. Harga domain, promo tahun pertama, dan biaya perpanjangan bisa berbeda antar-registrar. Yang paling aman adalah cek harga registrasi dan renewal sekaligus sebelum membeli.

    Yang Perlu Disiapkan Sebelum Setting

    01Domain MY.ID aktifPastikan domain sudah terdaftar dan kamu punya akses ke panel DNS.
    02Blog Blogger aktifBlog harus bisa dibuka dan kamu punya akses administrator.
    03Akses DNSBisa dari registrar langsung atau DNS provider seperti Cloudflare.
    04Catat CNAME unik BloggerNilainya berbeda untuk tiap blog dan Akun Google.

    Pahami Struktur DNS Blogger Dulu

    Untuk setup standar www.domain.my.id, Blogger meminta dua CNAME. Yang pertama sifatnya umum, sedangkan yang kedua adalah token keamanan yang muncul khusus untuk blog kamu.

    WWWghs.google.comCNAME utama Blogger
    CNAME UNIKgv-xxxx.dv.googlehosted.comToken keamanan dari Blogger
    Name / Host Type Target / Value Fungsi
    www CNAME ghs.google.com Menghubungkan subdomain www ke Blogger.
    token-unik CNAME gv-xxxx.dv.googlehosted.com Verifikasi keamanan domain. Nilainya didapat dari Blogger.
    @ A 216.239.32.21 Dipakai agar domain tanpa www dapat diarahkan ke alamat Blogger melalui fitur Redirect domain.
    @ A 216.239.34.21 IP redirect tambahan dari Google.
    @ A 216.239.36.21 IP redirect tambahan dari Google.
    @ A 216.239.38.21 IP redirect tambahan dari Google.
    BLOGGER HELPEmpat A record hanya untuk naked-domain redirect

    Blogger menjelaskan empat IP Google tersebut dipakai untuk mengalihkan domain.my.id ke www.domain.my.id. Koneksi utama ke Blogger tetap memakai dua CNAME.

    Panduan resmi

    1. Masukkan Domain Kustom di Blogger

    Masuk ke Blogger → Setelan → Publikasi → Domain kustom. Masukkan domain menggunakan subdomain, misalnya:

    www.namamu.my.id

    Blogger tidak meng-host blog langsung pada naked domain seperti namamu.my.id. Domain utama Blogger harus memakai www atau subdomain lain seperti blog.namamu.my.id. Setelah itu domain tanpa www bisa diarahkan ke alamat tersebut lewat fitur Redirect domain.

    Contoh lama pengaturan custom domain Blogger
    Screenshot di atas berasal dari dashboard Blogger versi lama.Nama menu dan tampilannya bisa berbeda, tetapi konsep Domain kustom dan dua CNAME tetap sama.

    2. Salin Dua CNAME dari Blogger

    Saat domain belum terverifikasi, Blogger biasanya menampilkan error sekaligus dua pasangan CNAME. Contoh bentuknya kira-kira seperti ini:

    CNAME 1wwwghs.google.com
    CNAME 2abc123gv-xxxx.dv.googlehosted.com
    Contoh CNAME keamanan Blogger

    CNAME kedua jangan dicopy dari artikel orang lain karena memang unik. Blogger menyebut CNAME keamanan tersebut spesifik untuk blog dan Akun Google yang sedang dipakai.

    3. Masukkan Record di DNS Provider

    Buka pengaturan DNS di registrar atau provider DNS kamu. Nama menunya bisa DNS Management, DNS Zone, Manage DNS, atau sejenisnya. Masukkan dua CNAME dari Blogger dan empat A record jika ingin domain tanpa www ikut diarahkan.

    Contoh halaman DNS untuk custom domain Blogger
    Jangan masukkan nameserver Cloudflare sebagai NS record di tabel ini. Kalau kamu memang ingin memakai Cloudflare sebagai DNS provider, nameserver Cloudflare diganti dari menu Nameserver di registrar. Setelah itu record A dan CNAME justru dibuat di dashboard DNS Cloudflare.

    Cloudflare Itu Opsional, Bukan Syarat Blogger

    Kalau DNS registrar kamu normal dan record bisa dibuat, tidak perlu pindah ke Cloudflare. Blogger tidak mewajibkannya. Cloudflare baru berguna kalau memang ingin memakai DNS mereka atau fitur lain yang dibutuhkan.

    Pakai DNS registrar

    Record Blogger dibuat langsung di panel registrar. Ini paling sederhana.

    Pakai Cloudflare DNS

    Ganti nameserver domain di registrar ke nameserver yang diberikan Cloudflare, lalu semua record dikelola dari Cloudflare.

    Kalau CNAME Blogger dikelola melalui Cloudflare

    Saat troubleshooting, gunakan mode DNS only terlebih dahulu agar record Blogger mudah diverifikasi. Setelah semuanya stabil, baru evaluasi fitur proxy yang memang diperlukan.

    4. Tunggu DNS Lalu Simpan Lagi di Blogger

    Dokumentasi Blogger menyarankan menunggu setidaknya sekitar satu jam setelah record DNS dibuat sebelum mencoba setup lagi. Perubahan DNS tertentu juga bisa membutuhkan waktu lebih lama sampai terlihat dari berbagai resolver.

    DNS PROPAGATIONNggak perlu langsung menunggu 3×24 jam

    Coba lagi setelah sekitar satu jam. Kalau masih gagal, periksa penulisan host, target CNAME, dan apakah record lama yang bentrok masih ada. Perubahan CNAME dapat membutuhkan hingga sekitar 48 jam pada sebagian kondisi/provider.

    Jadi angka “harus menunggu tiga hari” bukan aturan Blogger. Kadang domain sudah bisa disimpan jauh lebih cepat.

    5. Aktifkan Redirect Domain Tanpa WWW

    Setelah www.namamu.my.id berhasil terhubung, aktifkan Redirect domain dari pengaturan Blogger. Fungsinya supaya orang yang mengetik:

    namamu.my.id
    www.namamu.my.id

    Inilah fungsi empat A record Google tadi. Kalau tidak butuh akses naked domain, bagian redirect ini secara teknis berbeda dari dua CNAME utama.

    6. Aktifkan HTTPS dan HTTPS Redirect

    Setelah custom domain aktif, buka bagian HTTPS pada Setelan Blogger. Aktifkan HTTPS availability, tunggu sertifikat tersedia, lalu hidupkan HTTPS redirect supaya pengunjung selalu masuk lewat koneksi aman.

    1HTTPS availabilityAktifkan supaya Blogger memproses sertifikat untuk custom domain.
    2Tunggu status tersediaProses sertifikat tidak selalu instan.
    3HTTPS redirectAktifkan setelah HTTPS tersedia.
    BLOGGER HTTPSAda satu detail yang sering terlupa: CAA record

    Kalau domain memakai CAA record, Blogger meminta izin untuk letsencrypt.org. Tanpa itu Blogger bisa gagal membuat atau memperbarui sertifikat SSL.

    Panduan HTTPS

    Kalau Domain Masih Error, Cek Ini

    Domain tidak bisa disimpan

    Periksa dua CNAME. Pastikan host dan target tidak tertukar.

    www jalan, domain tanpa www tidak

    Periksa empat A record dan aktifkan Redirect domain di Blogger.

    HTTPS gagal

    Cek DNS, CAA record, lalu pastikan HTTPS availability memang aktif.

    DNS memakai Cloudflare

    Pastikan record dibuat di Cloudflare setelah nameserver domain memang menunjuk ke Cloudflare.

    Ada record lama

    Record A/CNAME yang bentrok bisa membuat hasil resolve tidak sesuai.

    Baru ganti DNS

    Berikan waktu propagasi sebelum mengubah konfigurasi berulang-ulang.

    Apakah Ganti ke MY.ID Membuat Blog Lama Hilang dari Google?

    Ganti domain berarti URL blog berubah. Jadi wajar kalau Search perlu memproses alamat baru. Jangan memakai patokan lama seperti “pasti terindeks tujuh hari”. Waktu crawl dan indexing tidak punya angka tetap.

    Setelah migrasi, cek kembali Search Console, sitemap, canonical, internal link, dan pastikan domain lama Blogger memang mengarahkan pengunjung ke custom domain. Hindari mengubah struktur URL lain pada waktu yang sama kalau tidak perlu.

    SETELAH DOMAIN AKTIFCek teknisnya, jangan cuma lihat halaman depan

    Buka beberapa artikel lama, cek redirect, canonical, HTTPS, sitemap, Search Console dan link internal supaya migrasinya benar-benar rapi.

    Checklist DNS MY.ID + Blogger

    MY.ID sudah aktifDomain terdaftar melalui registrar .ID.
    Domain Blogger memakai subdomainContoh www.domain.my.id.
    CNAME www benarwww → ghs.google.com.
    CNAME keamanan benarGunakan token yang tampil di Blogger kamu sendiri.
    4 A record jika perlu naked redirectGunakan empat IP Google resmi.
    Redirect domain aktifSupaya domain tanpa www ikut masuk ke blog.
    HTTPS aktifNyalakan availability lalu HTTPS redirect.
    Search Console dicek ulangPantau URL baru setelah migrasi.

    Kalau sudah paham fungsi tiap record, setting MY.ID di Blogger sebenarnya nggak ribet. Yang bikin terasa susah biasanya karena tutorial lama mencampur DNS record dengan nameserver atau memakai screenshot dashboard provider tertentu seolah semua registrar punya menu yang sama.

    CUSTOM DOMAIN BLOGGERDua CNAME dulu, empat A record kalau butuh redirect, lalu aktifkan HTTPS.

    Cloudflare boleh dipakai, tapi bukan syarat. Yang penting DNS-nya benar dan Blogger bisa memverifikasi domain kamu.

    1 comment:

    💬 Share Your Thoughts & Join the Hall of Fame!

    Punya pendapat atau tips tentang artikel ini? Tuliskan komentar kamu sekarang! 🚀

    💎 Komentar yang bermanfaat, relevan, dan positif berkesempatan tampil di CodeFlare Hall of Fame dan masuk ke Top Commentators Widget.

    👉 Comment now. Share your ideas. Get noticed on codeflare.net

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad