Header Ads

CODEFLARE ADVERTISING
OPEN AD SPACE
Pasang Iklan di CodeFlare
Promosikan bisnis, produk, website atau layanan Anda.
SLOT TERSEDIA
PASANG IKLAN
  • Blogger Sitemap Error https:/// dan 0 Discovered Pages: Penyebab, Status Terbaru, dan Cara Mengatasinya

    Blogger sitemap error https tiga slash dan 0 Discovered Pages di Search Console


    Beberapa waktu lalu, sejumlah pengguna Blogger dibuat bingung karena sitemap yang biasanya sederhana tiba-tiba menghasilkan URL aneh seperti https:///2026/08/nama-artikel.html. Nama domainnya hilang, hanya tersisa tiga garis miring setelah https:. Efeknya cukup bikin panik karena Google Search Console bisa menampilkan Couldn't fetch dan jumlah Discovered pages tetap 0, seolah-olah seluruh artikel tidak terbaca Google.

    Kabar baiknya, masalah khusus URL sitemap yang kehilangan hostname tersebut sudah dilaporkan ke tim Blogger. Pada 8 September 2026, Product Expert di komunitas Blogger menyatakan URL pada sitemap.xml dan RSS pengguna yang terdampak sudah kembali benar setelah bug dieskalasikan. Namun ada satu hal penting: status Couldn't fetch di Search Console tidak selalu berarti bug yang sama masih terjadi. Kadang sitemap sebenarnya sehat, tetapi Google belum memprosesnya, custom domain belum konsisten, atau ada masalah lain pada HTTPS dan redirect.

    Informasi Singkat

    Blogger membuat sitemap secara otomatis. Untuk posting, alamat utamanya adalah /sitemap.xml, sedangkan halaman statis dapat memakai /sitemap-pages.xml. Kalau URL di dalam sitemap sudah lengkap memakai domain Anda sendiri tetapi Search Console masih menampilkan Couldn't fetch, jangan langsung mengubah template atau robots.txt. Bedakan dulu apakah file sitemap memang rusak atau hanya belum diproses Google.


    Sumber : Blogger Community - bug sitemap · Google Search Central · Search Console Help








    Bug Sitemap Blogger https:/// Memang Sempat Terjadi

    Kasus ini bukan sekadar salah ketik pengguna. Di komunitas resmi Blogger, ada laporan sitemap custom domain yang menghasilkan alamat posting tanpa hostname. Bentuknya kurang lebih seperti https:///2026/08/judul-artikel.html, padahal seharusnya berbentuk https://www.namadomain.com/2026/08/judul-artikel.html.

    Masalah seperti itu serius karena Google meminta URL di sitemap berupa URL absolut yang lengkap. Dokumentasi Google Search Central juga menegaskan bahwa sitemap harus berisi URL fully-qualified, misalnya https://www.example.com/halaman.html, bukan URL relatif atau URL yang kehilangan domain.

    Pada thread yang sama, Product Expert Blogger memberi pembaruan pada 8 September 2026 bahwa link di sitemap.xml dan RSS sudah kembali benar setelah bug dilaporkan ke tim. Jadi kalau hari ini Anda masih melihat https:///, jangan langsung menganggap itu kondisi normal. Buka sitemap secara langsung dan lihat apakah hostname benar-benar masih hilang.

    Blogger sitemap Couldn't fetch di Google Search Console

    Langkah Pertama: Jangan Mulai dari Search Console, Buka Sitemap-nya Langsung

    Cara paling cepat membedakan bug sitemap dengan status GSC adalah membuka file sitemap di browser. Ganti namadomain.com dengan alamat blog Anda:

    https://www.namadomain.com/sitemap.xml

    Kalau memakai domain Blogspot, gunakan alamat Blogspot asli. Periksa beberapa URL di dalam file tersebut. Yang kita cari bukan tampilan cantik, tetapi apakah setiap URL mempunyai protokol, hostname, dan path yang lengkap.

    • Normal: https://www.namadomain.com/2026/09/judul-artikel.html
    • Bermasalah: https:///2026/09/judul-artikel.html
    • Perlu dicek: sitemap custom domain justru berisi URL Blogspot yang tidak sesuai canonical utama.

    Kalau file terbuka dan semua URL lengkap, berarti kita tidak sedang menghadapi bug hostname yang hilang. Dari sini fokus pindah ke Search Console, redirect, custom domain, atau proses crawling Google.

    Sitemap Default Blogger yang Sebaiknya Dipakai

    Untuk kebanyakan blog, tidak perlu membuat sitemap manual. Blogger sudah menyiapkan file default yang lebih aman dipakai karena ikut berubah ketika artikel baru diterbitkan.

    /sitemap.xml /sitemap-pages.xml /rss.xml

    /sitemap.xml dipakai untuk posting, sedangkan /sitemap-pages.xml untuk halaman statis. RSS bukan pengganti utama sitemap, tetapi tetap menjadi salah satu jalur yang bisa membantu mesin pencari menemukan perubahan. Google Search Central juga menjelaskan bahwa RSS atau Atom bisa digunakan sebagai salah satu format untuk memberi tahu mesin pencari tentang URL baru atau berubah.

    Kalau Anda pernah memasang sitemap Atom custom seperti atom.xml?redirect=false&start-index=1&max-results=500 di robots.txt karena mengikuti tutorial lama, evaluasi lagi apakah masih diperlukan. Pada kasus bug Agustus 2026, Product Expert justru menyarankan pengguna kembali ke sitemap default ketika sitemap custom yang dipasang di robots.txt tidak benar.

    Kenapa Search Console Bisa Menampilkan Couldn't Fetch Padahal Sitemap Bisa Dibuka?

    Ini bagian yang sering membuat orang salah diagnosis. Di halaman bantuan Search Console, Google menjelaskan bahwa status Couldn't fetch berarti Google tidak berhasil mengambil file sitemap pada saat proses tersebut dilakukan. Penyebab resminya bisa berupa URL sitemap salah, robots.txt memblokir file, server tidak tersedia, atau kondisi lain yang membuat file gagal diambil.

    Di sisi lain, beberapa Product Expert Blogger juga menjelaskan bahwa pada Blogger status tersebut kadang muncul saat sitemap belum diproses atau belum diambil Google, meskipun file bisa dibuka normal dari browser. Artinya kita perlu melihat kondisi situs secara keseluruhan, bukan hanya satu label merah di GSC.

    Google sendiri mengingatkan bahwa mengirim sitemap hanyalah sebuah petunjuk. Tidak ada jaminan Google akan langsung mengunduh sitemap atau memakai sitemap tersebut untuk crawling. Jadi tombol submit bukan tombol "paksa indeks semua artikel".

    PERHATIAN
    Jangan menghapus artikel, mengganti permalink, memasang canonical buatan sendiri, atau mengacak robots.txt hanya karena kolom Discovered pages masih 0. Pastikan dulu sitemap memang salah. Perubahan SEO besar yang dilakukan saat penyebabnya belum jelas justru bisa menambah masalah baru.

    Cara Membedakan 0 Discovered Pages dengan 0 Indexed Pages

    Dua angka ini sering dianggap sama padahal maknanya berbeda. Discovered pages pada laporan Sitemap menunjukkan berapa URL yang dikenali dari sitemap yang diproses. Sementara status indexed berasal dari proses crawling dan indexing yang lebih panjang.

    Sitemap bisa menemukan banyak URL tetapi Google belum mengindeks semuanya. Sebaliknya, sebuah blog juga bisa punya halaman terindeks walaupun laporan sitemap sedang tertunda, karena Google menemukan URL melalui internal link, feed, link eksternal, atau proses crawling lain.

    Jadi kalau GSC menunjukkan 0 discovered pages, cek apakah sitemap sudah dibaca. Kalau sudah ada puluhan URL discovered tetapi indexed masih rendah, masalahnya bukan lagi sekadar sitemap. Saat itu periksa kualitas konten, canonical, redirect, robots, status Crawled - currently not indexed, dan sinyal lain di laporan Page indexing.

    Khusus Custom Domain: Cek Domain, Redirect, dan HTTPS

    Kasus sitemap bermasalah cukup sering muncul setelah perubahan custom domain. Blogger mempunyai beberapa lapisan yang harus konsisten: CNAME, A record untuk naked domain bila digunakan, redirect domain, HTTPS availability, dan HTTPS redirect.

    Dokumentasi Blogger meminta CNAME utama mengarah ke ghs.google.com, ditambah CNAME keamanan yang spesifik untuk blog. Untuk mengalihkan domain tanpa www, Blogger juga menyediakan empat A record Google. Setelah domain terhubung, aktifkan redirect domain dan pastikan HTTPS selesai diprovisikan sebelum menyalakan HTTPS redirect.

    Pemeriksaan custom domain HTTPS dan redirect untuk sitemap Blogger

    Checklist Custom Domain Sebelum Menyalahkan Sitemap

    Buka beberapa variasi URL berikut dan lihat apakah semuanya berakhir ke satu alamat utama yang sama:

    • http://namadomain.com
    • https://namadomain.com
    • http://www.namadomain.com
    • https://www.namadomain.com

    Idealnya variasi lama diarahkan secara konsisten ke versi canonical yang Anda pilih. Jangan biarkan sebagian URL membuka versi HTTP, sebagian HTTPS, sementara sitemap memakai host yang berbeda. Google juga menyarankan penggunaan redirect untuk mengonsolidasikan URL duplikat ke canonical utama.

    Perlukah Melakukan Hard Reset Custom Domain?

    Pada Agustus 2026, Product Expert Blogger sempat menyarankan prosedur melepas custom domain, memeriksa sitemap Blogspot, lalu memasang domain kembali sebagai langkah diagnosis pada beberapa kasus hostname hilang. Metode tersebut dilaporkan berhasil pada sebagian pengguna.

    Namun setelah bug diperbaiki, Product Expert yang sama kemudian menulis bahwa pengguna pada thread utama tidak lagi perlu mencoba hard reset. Karena itu saya tidak menyarankan langkah ini sebagai solusi pertama. Lakukan hanya kalau sitemap custom domain masih benar-benar menghasilkan URL rusak, konfigurasi domain sudah dicatat, dan Anda paham bagaimana memasang kembali CNAME, redirect, serta HTTPS.

    INFO
    Kalau sitemap sudah kembali normal, jangan melakukan reset domain hanya untuk "menyegarkan" Search Console. GSC bisa membutuhkan waktu untuk membaca ulang sitemap. Perubahan domain yang tidak perlu justru menambah redirect dan proses propagasi baru.

    Jangan Memakai URL Blogspot untuk URL Inspection Jika Situs Utama Sudah Custom Domain

    Kalau blog sudah menggunakan custom domain dan URL Blogspot melakukan redirect permanen ke domain tersebut, fokuskan Search Console pada URL canonical custom domain. Jangan mencoba mempercepat indeks dengan meminta URL Inspection untuk alamat Blogspot lama sementara artikel yang sebenarnya ingin tampil di Google memakai domain baru.

    Google Search Central menyarankan penggunaan URL Inspection untuk beberapa URL penting, bukan untuk mengirim artikel yang sama berkali-kali. Permintaan recrawl juga tidak menjamin halaman langsung masuk indeks dan mengulang request terus-menerus tidak membuat proses lebih cepat.

    Cara Submit Ulang Sitemap Setelah URL Sudah Normal

    Kalau /sitemap.xml sudah terbuka normal dan semua URL memakai hostname yang benar, langkah berikutnya cukup sederhana:

    1. Buka Google Search Console dan pilih property custom domain yang benar.
    2. Masuk ke menu Sitemaps.
    3. Pastikan sitemap yang dikirim adalah sitemap.xml.
    4. Untuk halaman statis, tambahkan sitemap-pages.xml jika memang mempunyai beberapa halaman publik.
    5. Jangan submit puluhan variasi Atom dan RSS hanya untuk mengejar status Success.
    6. Tunggu Google memproses file dan pantau kolom Last read serta Discovered pages.

    Kalau sitemap lama masih memperlihatkan status error tetapi file sekarang sudah benar, Anda bisa mengirim ulang sitemap yang sama. Setelah itu beri waktu. Crawling dan indexing bisa memerlukan beberapa hari hingga beberapa minggu, tergantung kondisi situs dan prioritas sistem Google.

    Perbandingan URL sitemap Blogger hostname hilang dan sitemap normal

    Kalau Masih 0 Discovered Pages, Cek Ini Satu per Satu

    Kalau URL sitemap sudah normal tetapi laporan belum bergerak, jangan langsung mengubah banyak hal sekaligus. Gunakan urutan berikut supaya kita tahu bagian mana yang sebenarnya bermasalah.

    1. Buka sitemap di browser. Pastikan HTTP 200 dan isinya tampil.
    2. Cek beberapa URL di dalam sitemap. Semua harus lengkap dan memakai domain canonical.
    3. Cek robots.txt. Pastikan tidak ada aturan yang memblokir sitemap atau seluruh artikel.
    4. Cek HTTPS. Pastikan sertifikat aktif dan redirect HTTP ke HTTPS berjalan konsisten.
    5. Cek custom domain. Pastikan CNAME dan redirect domain Blogger tidak berubah.
    6. Cek URL Inspection. Uji satu artikel yang benar-benar publik dan lihat hasil Live Test.
    7. Cek Page indexing. Bedakan masalah sitemap dengan Crawled - currently not indexed, Duplicate, Redirect error, atau Excluded by noindex.
    8. Tunggu proses. Kalau semuanya normal, beri waktu Google membaca ulang sitemap.

    Kapan Masalah Ini Layak Dianggap Serius?

    Saya akan mulai menganggapnya masalah teknis yang perlu ditangani lebih dalam kalau sitemap tidak bisa dibuka dari browser, URL di dalamnya masih rusak, custom domain mengalami redirect loop, HTTPS tidak aktif, robots.txt memblokir crawler, atau Live URL Test gagal mengambil halaman yang seharusnya publik.

    Sebaliknya, kalau sitemap terbuka, URL absolutnya benar, artikel memberi respons 200, canonical mengarah ke alamat yang tepat, dan Live Test menyatakan halaman bisa diakses Google, status Couldn't fetch yang belum berubah tidak selalu membutuhkan tindakan agresif. Pantau dulu beberapa hari sambil tetap menerbitkan konten yang berkualitas dan membangun internal link yang masuk akal.

    Sitemap Membantu Google Menemukan URL, Bukan Menjamin Ranking atau Indexing

    Ini bagian yang paling penting supaya kita tidak terjebak mengejar warna hijau di Search Console. Google mengatakan pengiriman sitemap hanyalah petunjuk. Sitemap membantu mesin pencari mengetahui URL yang kita anggap penting, tetapi tidak menjamin semua URL akan di-crawl, diindeks, apalagi mendapat ranking tinggi.

    Untuk Blogger, fokus yang lebih sehat adalah memastikan struktur teknis dasar bersih: sitemap default normal, domain dan HTTPS konsisten, artikel bisa di-crawl, canonical tidak kacau, internal link membantu navigasi, lalu kontennya memang memberi alasan bagi Google untuk menyimpannya di indeks.

    Kalau Anda pernah melihat https:/// di sitemap dan sekarang URL-nya sudah kembali lengkap, bagian terpenting sudah beres. Setelah itu jangan panik hanya karena angka Discovered pages belum langsung berubah. Cek data secara bertahap, gunakan sitemap default Blogger, dan biarkan Search Console mengejar perubahan tersebut tanpa menambahkan script atau konfigurasi baru yang sebenarnya tidak dibutuhkan.


    No comments

    💬 Share Your Thoughts & Join the Hall of Fame!

    Punya pendapat atau tips tentang artikel ini? Tuliskan komentar kamu sekarang! 🚀

    💎 Komentar yang bermanfaat, relevan, dan positif berkesempatan tampil di CodeFlare Hall of Fame dan masuk ke Top Commentators Widget.

    👉 Comment now. Share your ideas. Get noticed on codeflare.net

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad