Cara Membuat dan Memasang Favicon di Blogger dengan Benar
Pada Blogger, favicon sekarang dapat dipasang langsung melalui pengaturan blog tanpa harus mengedit HTML template. Untuk penggunaan normal, cara ini merupakan metode paling sederhana.
Namun pada template custom atau website yang membutuhkan konfigurasi icon lebih lengkap, favicon juga dapat ditentukan melalui elemen <link rel="icon"> di dalam bagian <head>.
Artikel ini membahas kedua metode tersebut sekaligus menjelaskan format gambar, ukuran yang disarankan, Apple Touch Icon, Web App Manifest dan solusi ketika favicon tidak langsung berubah.
Untuk Blogger biasa, gunakan fitur Setelan → Favicon terlebih dahulu.
Jika menggunakan template custom dan ingin mengontrol beberapa ukuran icon secara manual, gunakan elemen
rel="icon" di bagian <head>.
Tidak wajib membuat puluhan ukuran favicon untuk sebuah blog biasa. Siapkan satu master logo berkualitas tinggi kemudian hasilkan ukuran yang memang diperlukan.
- Apa Itu Favicon?
- Format dan Ukuran Favicon
- Cara Membuat Favicon
- Cara Memasang Favicon di Blogger
- Memasang Favicon dengan HTML
- Apple Touch Icon dan Web App Icon
- Cara Memasang di Website
- Troubleshooting Favicon
Apa Itu Favicon?
Istilah favicon berasal dari favorite icon. Pada awal perkembangannya icon kecil ini banyak digunakan pada bookmark atau daftar favorit browser.
Sekarang favicon dapat muncul di beberapa tempat, tergantung browser dan sistem operasi yang digunakan, seperti tab browser, bookmark, history dan shortcut website.
Favicon sebaiknya dibuat sederhana karena tampilannya sangat kecil. Logo yang terlalu detail biasanya sulit dikenali ketika diperkecil.
Format dan Ukuran Favicon
Favicon modern tidak terbatas pada file .ico. Browser modern juga dapat menggunakan format raster seperti PNG dan beberapa format lain yang didukung browser.
Untuk kompatibilitas sederhana, kombinasi ICO dan PNG masih praktis digunakan.
Format favicon klasik dan masih sangat umum digunakan sebagai fallback.
Cocok untuk favicon raster dengan transparansi.
Format vector yang tetap tajam pada berbagai ukuran pada browser yang mendukungnya.
Untuk website biasa, Anda dapat mulai dengan beberapa ukuran berikut:
Cara Membuat Favicon
Favicon dapat dibuat menggunakan editor gambar seperti Photoshop, GIMP, Affinity Photo, CorelDRAW atau aplikasi desain lainnya.
Anda juga dapat menggunakan favicon generator online apabila tidak ingin mengekspor semua ukuran secara manual.
Gunakan logo atau simbol yang mewakili website.
Gunakan rasio 1:1, misalnya 512×512 pixel.
Hindari tulisan kecil dan detail tipis yang akan hilang ketika icon diperkecil.
Jangan membuat logo terlalu menempel pada tepi canvas.
Simpan sebagai PNG transparan kemudian buat versi icon yang diperlukan.
Jika menggunakan generator favicon online, biasanya cukup unggah satu file master kemudian layanan tersebut akan membuat beberapa ukuran secara otomatis.
Sebelum menggunakan generator pihak ketiga, periksa hasil file yang dibuat. Tidak semua paket icon yang dihasilkan masih diperlukan oleh website modern.
Cara Memasang Favicon di Blogger
Untuk Blogger, metode termudah adalah menggunakan pengaturan favicon bawaan.
Login ke akun Blogger kemudian pilih blog yang akan diubah.
Pilih menu Setelan.
Temukan bagian Favicon kemudian buka pengaturannya.
Pilih gambar favicon yang sudah dipersiapkan.
Selesaikan proses upload kemudian buka ulang blog untuk memeriksa hasilnya.
Screenshot berasal dari tampilan Blogger ketika artikel dibuat dan antarmuka dapat berubah. Jika posisi menu berbeda, cari pengaturan bernama Favicon pada halaman Setelan.
Setelah favicon diubah, browser mungkin masih menampilkan icon lama karena cache. Hal ini cukup umum dan bukan berarti proses upload gagal.
Memasang Favicon dengan HTML
Jika menggunakan template custom atau website yang tidak memiliki pengaturan favicon otomatis, tambahkan elemen <link> di dalam bagian <head>.
Contoh paling sederhana:
Untuk favicon PNG:
Untuk SVG:
Jika file icon di-hosting pada Blogger atau CDN lain, gunakan URL absolut:
Untuk template Blogger, kode dapat ditempatkan setelah tag:
Apple Touch Icon dan Web App Icon
Favicon browser dan icon aplikasi web merupakan konsep yang berkaitan tetapi tidak sepenuhnya sama.
Jika website ingin menyediakan icon ketika disimpan ke home screen perangkat Apple, gunakan apple-touch-icon.
Untuk website yang dikembangkan menjadi Progressive Web App, icon biasanya juga didefinisikan melalui Web App Manifest.
Untuk blog Blogger biasa, Web App Manifest bukan sesuatu yang wajib. Gunakan hanya jika template atau project memang membutuhkan fungsi aplikasi web.
Cara Memasang Favicon pada Website
Untuk website HTML biasa, prosesnya hampir sama.
Upload file favicon ke server atau folder asset website.
Edit file HTML atau template yang menghasilkan bagian <head>.
Masukkan URL file favicon yang benar.
Simpan perubahan kemudian upload atau deploy website.
Buka halaman menggunakan browser dan cek apakah favicon sudah berubah.
Contoh konfigurasi yang cukup lengkap tetapi tetap sederhana:
Troubleshooting Favicon
Cache favicon dapat bertahan cukup lama. Coba hard refresh, mode incognito atau browser lain sebelum mengubah konfigurasi kembali.
Pastikan gambar berhasil tersimpan kemudian tunggu proses cache dan propagasi. Jangan terus mengunggah file berbeda setiap beberapa menit.
Gunakan gambar master beresolusi tinggi dan jangan memperbesar icon raster yang awalnya sangat kecil.
Untuk icon home screen Apple, tambahkan apple-touch-icon. Favicon browser dan Apple Touch Icon merupakan penggunaan yang berbeda.
Cari semua kode rel="icon" pada bagian head dan hapus deklarasi custom lama yang sudah tidak digunakan.
Periksa apakah template custom juga mempunyai deklarasi favicon manual yang dapat bersaing dengan favicon yang dibuat Blogger.
Satu hal yang sering dilupakan adalah favicon mempunyai cache tersendiri pada beberapa browser. Karena itu perubahan icon tidak selalu terlihat secepat perubahan CSS atau gambar biasa.
Untuk Blogger, mulai dari fasilitas Favicon bawaan terlebih dahulu. Edit HTML hanya jika Anda memang menggunakan template khusus atau membutuhkan konfigurasi icon tambahan.
Anda juga tidak perlu lagi mengikuti daftar puluhan ukuran icon dari tutorial web lama jika kebutuhan website hanya favicon browser. Gunakan konfigurasi secukupnya agar source template tetap bersih dan mudah dipelihara.
Terimakasih atas tutorialnya, ini sangat lengkap sesuai dngn yang saya butuhkan. Semoga favicon saya cepat muncul di tab google. Tetap berkarya dan sukses selalu. Salam codeflare
ReplyDeleteTerimakasih sudah berkunjung, semoga bermanfaat... salam codeflare
Delete