Header Ads

  • Manfaat Tanaman Obat Keluarga (Toga) Seri 2



    Tanaman obat keluarga atau biasa disingkat Toga merupakan tanaman yang bisa dibudidayakan di pekarangan rumah dan mempunyai manfaat sebagai obat-obatan herbal tradisional.

    Indonesia adalah negara tropis dengan kelembapan udara tinggi sehingga memungkinkan tumbuhnya berbagai jenis tanaman atau tumbuhan yang berguna sebagai obat alami (herbal). Bahkan Indonesia dinyatakan oleh WHO (World Health Organization) sebagai negara dengan keanekaragaman hayati nomor dua paling lengkap di dunia setelah Brazil. Tanaman dan tumbuhan yang ada di Indonesia banyak di antaranya yang bermanfaat sebagai tanaman TOGA (tanaman obat keluarga) baik yang dibudidayakan di sekitar halaman rumah, halaman perkantoran, taman-taman rekreasi, bahkan sebagai penghias jalan raya.

    Tanaman toga tersebut awalnya hanya dianggap sebagai tanaman hias karena memiliki keindahan pada bunga, daun, maupun keseluruhan bagian tanaman. Seiring dengan berkembangnya teknologi informasi (internet), masyarakat sekarang mudah mendapatkan informasi yang bermanfaat terutama mengenai obat alami (herbal) yang ada pada tanaman toga yang ada disekeliling kita. Informasi yang didapat melalui internet cukup lengkap baik dari segi khasiat maupun manfaat yang didapat. Kesadaran masyarakat akan manfaat budidaya Tanaman toga sangat meningkat sehingga tanaman toga dijadikan sebagai pilihan utama dalam menanam tanaman hias disekitar pekarangan rumah.

    Tanaman hias yang selama ini difungsikan sebagai elemen penghias taman ternyata dapat pula dimanfaatkan untuk mengobati berbagai penyakit. Oleh karena itu tidaklah aneh jika beberapa jenis tanaman hias melengkapi koleksi tanaman TOGA (tanaman obat keluarga).

    Tanaman hias tersebut tidak terlalu sulit didapatkan karena banyak terdapat di sekitar tempat tinggal kita. Penggunaannya pun sangat mudah, hanya dengan meramu satu atau beberapa jenis tanaman tersebut sudah bisa diperoleh manfaat obat tanpa efek samping yang merugikan.

    Hasil beberapa penelitian membuktikan bahwa obat (ramuan) tradisional yang di ramu dari tanaman obat lebih mudah dicerna oleh tubuh dan tidak terlalu menyebabkan efek samping. Sudah banyak negara maju yang mulai memproduksi obat-obatan dari tanaman herbal.

    Informasi Singkat
    Tanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

    Sumber : Wikipedia

    Tanaman obat adalah tumbuhan yang diketahui memiliki manfaat menyembuhkan atau mencegah penyakit. Di Indonesia sendiri ada beragam jenis tanaman obat yang menurut penelitian memang ampuh menyehatkan. Tanaman obat sering dimanfaatkan karena mudah ditemukan, bahkan tidak sedikit masyarakat yang melakukan domestikasi tanaman (membudidayakan tanaman liar ke dalam lingkungan sehari-hari).

    Berikut ini beberapa jenis tanaman obat keluarga seri 2 yang bisa anda budidayakan sebagai apotek hidup di pekarangan rumah.

    DAFTAR ISI
    1. Daun Saga
    2. Daun Kumis Kucing
    3. Daun Cocor Bebek
    4. Daun Tapak Dara
    5. Tanaman Kamboja
    #1 Tanaman Obat Daun Saga (Abrus precatorius)



    Tanaman Daun Saga merupakan tanaman atau tumbuan liar yang sangat mudah di temui di area hutan-hutan atau ladang-ladang banyak juga tanaman ini di tanam di area sekitar rumah karena khasiat daun saga untuk kesehatan,tanaman daun saga yang memiliki biji yang sangat mirip dengan kacang polong yang lebih uniknya daun saga memiliki rasa manis berbeda dengan daun-daun lainnya.


    Daun saga yang memiliki bunga sudah tidak asing lagi apalagi daun ini sangat bermanfaat untuk kesetahan tubuh manusia tanaman liar yang sangat bermanfaat ini saat ini sudah banyak di budi dayakan untuk obat-obatan herbal karena khasiat daun saga mampu mengobati berbagai jenis penyakit yang bisa di bilang obat tradisional tapi mampu mendunia saat ini banyak yang membutuhkannya.

    Daun saga merupakan tanaman perdu yang mempunyai rasa manis. Bagian biji daun saga merupakan bagian yang benar-benar tidak boleh dikonsumsi karena mengandung zat beracun yang apabila tertelan sangat berisiko terhadap kematian. Tumbuhan daun saga banyak tumbuh liar di hutan. Pertumbuhannya optimal pada daerah dataran rendah hingga ketinggian 1000 meter dari permukaan laut.

    Pada bagian daunnya banyak terkandung senyawa saponin dan flavonoid. Daun saga berkhasiat untuk mengobati beberapa gangguan kesehatan seperti sariawan, batuk pada bayi, batuk kering, batuk berdahak, tenggorokan gatal, amandel, radang mata, radang tenggorokan, panas dalam, gangguan jantung, hipertensi, dan bronkitis. Daun saga juga diketahui mampu membantu membuat bayi tidur lebih nyenyak dan tidak rewel.

    Di beberapa kalangan daunnya dimanfaatkan untuk meredakan batuk. Beberapa tangkai daun segar di rendam dalam air mendidih, setelah dingin airnya disaring dan diminum. Untuk memberikan rasa bisa ditambah gula aren secukupnya.

    Saga rambat, saga telik, atau saga areuy (Abrus precatorius) merupakan tumbuhan obat anti seriawan yang populer. Tumbuhan merambat ini, yang berbiji jingga kemerahan, juga biasa disebut sebagai saga sehingga kadang-kadang rancu dengan saga pohon (Adenanthera pavonina).

    Daun tumbuhan ini, bila dikombinasikan dengan daun sirih, menjadi obat tradisional yang ampuh mengatasi seriawan. Khasiat ini berasal dari beberapa bahan aktif abrus lactone, asam abrusgenat, dan turunan metilnya. Daunnya juga mengandung glycyrrhizin.

    Biji tumbuhan ini berwarna merah dengan warna hitam pada bagian yang runcing. Bijinya beracun, dan mirip dengan racun jarak pohon (ricin). Namun, di Tiongkok biji ini kadang-kadang dijadikan perhiasan sebagai lambang kasih sayang. Terdapat laporan mengenai kematian akibat proses pengolahan biji ini sebagai perhiasan.

    Beberapa manfaat dan khasiat daun saga untuk tubuh manusia sebagai alat pengobatan kesetahan secara herbal, adalah sebagai berikut.
    1. Obat Amandel
      Caranya ambil daun dan akar daun saga kemudian bersihkan di tambahkan gula batu,kayu manis yang sudah di cuci bersih kemudian rebuslah sampai mendidih semua bahan yang sudah di persiapkan dengan 4 gelas air sisakan menjadi ½ gelas kemudian diamkan dan di saring dan minum rebusan air daun saga satu hari dua kali di waktu pagi dan sore semoga dengan cara herbal ini dapat menyebuhkan penyakit Amandel.
    2. Obat Sariawan
      Caranya ambil daun saga yang masih segar alias baru di petik dari pohonnya kemudian diamkan di tempat yang agak panas agar daunnya layu kemudian anda cuci bersih dan kunyahlah daun saga sampai halus kemudian lakukan untuk berkumur-kumur dan jangan sampai di telan semoga dengan cara ini sariawan anda akan lekas sembuh.
    3. Obat Panas Dalam
      Caranya ambil daun saga kira-kira 15 tangkai daun saga kemudian cuci daun saga hingga bersih selanjutnya rebuslah daun saga dengan menggunakan air 2 gelas hingga mendidih sisakan air rebusan daun saga ½ gelas dinginkan dan saring minumlah rebusan daun saga satu kali sehari semoga dengan cara ini panas dalam akan lekas sembuh.
    4. Obat Batuk Kering
      Caranya ambil daun saga secukupnya cuci hingga bersih tambahkan daun asam,kayu manis selanjutnya rebus daun saga dengan 2 gelas air hingga mendidih sisakan ½ gelas kemudian dinginkan dan saring rebusan daun saga minumlah sehari 2 kali dengan komposisi ½ gelas semoga dengan cara ini batuk kering akan lekas sembuh.
    5. Obat Bronkitis
      Caranya ambil daun saga kira-kira 15 lembar yang masih segar atau baru saja metik dari pohonnya cuci hingga bersih selanjutnya daun saga yang sudah di persiapkan rebus dengan 2 gelas air hingga mendidih sisakan 1 gelas setelah dingin kemudian anda saring dan minumlah satu hari satu kali dengan 1 gelas air daun saga yang sudah di rebus semoga dengan cara ini bronchitis akan lekas sembuh.
    #2 Tanaman Obat Kumis Kucing (Orthosipon stamineus Benth)



    Kumis kucing adalah tumbuhan semak yang banyak ditemukan di Asia Tenggara, terutama negara-negara beriklim tropis. Tinggi tanaman hanya mencapai 1 meter. Disebut kumis kucing karena kumpulan benang sari bunganya panjang dan menjulur dari dua sisi yang berbeda sehingga mirip dengan kumis kucing. Tanaman kumis kucing yang memiliki nama latin Orthosiphon aristatus termasuk ke dalam tanaman dari famili Lamiaceae atau Labiatae. Karena bentuknya yang mirip helai kumis kucing, tanaman ini juga dikenal sebagai cat whiskers atau java plant.

    Tanaman kumis kucing tumbuh subur di Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam hingga daratan Tiongkok dan beberapa wilayah di Australia. Selain sebagai tanaman hias. Bunga bunganya tergabung dalam tandan bunga yang berbentuk plomuse atau pagoda. Warna kumpulan bunga ada yang putih dan keunguan. Bunga bunga tersebut muncul dari ujung cabang. Daunnya bergerigi halus dengan warna hijau mengkilap.

    Tanaman kumis kucing juga biasa dijadikan obat herbal untuk banyak kondisi kesehatan tertentu. Manfaat kumis kucing yang paling berkhasiat adalah daunnya, karena mengandung kadar kalium yang tinggi, glikosida orthosiponin, zat samak, minyak asiri, minyak lemak, saponin, dan garam kalium. Karena mengandung glikosida orthosiponin daun kumis kucing bagus untuk menurunkan kadar asam urat, fosfat, dan oksalat dari dalam tubuh. Tanaman ini berkhasiat mengobati sakit ginjal dan sakit kandungan kencing.

    Penelitian terhadap daun kumis kucing tersebut menemukan bahwa ekstrak kumis kucing juga sedikit meningkatkan serum BUN dan kadar glukosa darah. Meski peningkatan kadar urea darah dan glukosa darah dalam tingkat wajar masih dibilang aman, ini bisa menjadi acuan bahwa Anda tidak boleh sembarangan mengonsumsi obat herbal tersebut.

    Pasalnya, peningkatan kadar urea darah yang terlalu tinggi justru dapat menandakan gangguan pada saluran kemih atau bahkan kerusakan ginjal. Peningkatan kadar gula darah sendiri pun telah terkait dengan risiko berbagai macam gangguan kesehatan dalam jangka panjang.

    Ingat : Sebelum menggunakan obat-obatan herbal atau suplemen sebagai obat infeksi saluran kencing, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk mencari tahu dosis yang aman untuk Anda. Pastikan untuk mengikuti petunjuk pemakaian yang yang tertera pada label produk sebelum menggunakannya.

    Beberapa manfaat dan khasiat daun kumis kucing sebagai alat pengobatan kesetahan secara herbal, adalah sebagai berikut.
    1. Sulit buang air kecil
      Mendapatkan manfaat kumis kucing, rebuslah segelas air tawar dengan ¼ genggam daun kumis kucing hingga ½ gelas bentuk cair. Setiap ½ gelas harus diminum 2 kali sehari.
    2. Batu ginjal
      Infus herbal harus dibuat dengan 6 g kumis kucing, air 110 dan herbal meniran 7. Sebaiknya diminum 100 ml selama 2 kali sehari.
    3. Diabetes
      Infus harus dibuat dengan cat whiskers 20 helai, air 110 ml dan 20 helai daun pahit 100 ml harus diambil satu kali dalam sehari.
    4. Lumbago
      Ramuan harus dibuat dengan 1 genggam kumis kucing segar, 110 ml air dan kulit pepaya sepanjang 4 cm. 100 ml harus diminum dalam sehari untuk satu kali.
    5. Masuk angin
      Tiga daun kumis kucing harus dicuci dan direbus dengan segelas air sampai setengahnya.
    6. Batu kandung kemih
      Sebanyak 90 gram daun kumis kucing harus dicuci dan direbus dengan satu liter air sampai setengahnya tersisa, kemudian didinginkan.
    7. Batu ginjal
      Siapkan 3 bunga kumis kucing, 5 daun kumis kucing. Bahan-bahan tersebut harus direbus dengan 2 gelas air. Minumlah dua kali dalam sehari.
    8. Asam urat
      Rebus 5 tanaman meniran, 5 helai kumis kucing dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Itu harus diminum 3 kali sehari sampai sembuh.
    9. Diabetes, hipertensi dan melancarkan berkemih
      Rebus 2 cangkir air dengan 2 genggam kumis kucing sampai tersisa 1 cangkir air rebusan dan didinginkan. Minumlah air rebusan ini satu kali sehari untuk hasil terbaik.
    Efek Samping Kumis Kucing
    Reaksi alergi dari kumis kucing masih diragukan. Asupan teh kumis kucing untuk jangka panjang mengurangi kadar natrium dalam tubuh. Para wanita hamil harus menghindari mengonsumsi ramuan kumis kucing.

    #3 Tanaman Obat Cocor Bebek (Kalanchoe pinnata)



    Cocor bebek berasal dari daerah tropika kering, seperti India dan sekitarnya. Dikenal sebagai tanaman berdaun ajaib atau miracle leaf karena tunasnya muncul dari lekukan tepi daun. Apabila daunnya sobek dan jatuh ke tanah, akan tumbuh tunas dan selanjutnya menjadi tanaman baru.

    Daunnya hijau keabu abuan dan bagian tepinya berwarna merah muda. Pada saat muda, daun berbentuk oval dan berdaging tebal dengan panjang 5-20 cm. Menjelang tua, daun menjadi bergelombang dengan lekukan pinggir yang kasar sekitar 3-5 bagian.

    Bunga berwarna hijau cerah yang tersusun pada tandan. Cocor bebek menyukai tempat yang banyak sinar matahari dan dapat hidup di tempat berbatu.

    Tanaman cocor bebek mengandung appelzuur, damar, zat lendir, magnesium malat, kalsium oksalat, asam formiat, dan tanin. Berkhasiat menyembuhkan sakit kepala, batuk, sakit dada, borok, dan penyakit kulit lainya. Selain itu, dapat menyembuhkan demam, memperlancar haid yang tidak teratur, obat luka, dan sebagai obat bisul.

    Beberapa manfaat dan khasiat daun cocor bebek sebagai alat pengobatan kesetahan secara herbal, adalah sebagai berikut.
    1. Mengobati Nyeri Lambung
      Ambilah 5 helai daun cocor bebek Haluskan dengan ditambah air secukupnya Tambahkan sedikit garam, Saring jadi 2 gelas untuk diminum.
    2. Mengobati Sakit Gigi
      Siapkan 4-6 helai daun cocor bebek kemudian haluskan daun itu untuk ditempelkan di atas pipi gigi yang sakit.
    3. Mengobati Kesleo
      Ambilah 10 helai daun cocor bebek, lalu lumatkan dan tempelkan dibagian badan yang alami keseleo, diamkan sepanjang 30 menit.
    4. Mengobati Wasir
      Tumbuklah hingga halus daun cocor bebek secukupnya, keringkan hingga sebagaimana bubuk teh, lalu, ambil 1 sdt bubuk itu kemudian dicampur dengan 1 sdt madu, seduhlah dengan air panas.
    5. Mengobati Amandel
      Ambilah 10 lembar daun cocor bebek, lalu lumatkan hingga keluar airnya, tampung air yang keluar untuk berkumur.
    6. Mengatasi Muntah Darah
      Ambil tujuh lembar daun cocor bebek dilumatkan, tambahkan gula merah, saring airnya kemudian minum pada saat hangat.
    7. Menangani Radang Telinga Luar
      Pakai air perasan daun cocor bebek sebagai obat tetes telinga.
    8. Obat Bisul
      Ambil 30–60 gr daun cocor bebek fresh serta dilumatkan, ambillah air lumatannya, tambahkan dengan madu serta diminum, bekas air lumatannya itu ditempelkan di bagian yang sakit.
    9. Obat Kompres Demam
      Jika anak-anak demam, lumatkan 2–4 helai daun cocor bebek, serta tempelkan di dahi/kepala sebagai kompres untuk turunkan panas. Airnya dapat pula dioleskan sebagai kompres tubuh.
    10. Obat Herbal Penyakit Asma
      Potong kecil-kecil daun cocor bebek, serta lalu keringkan. Seduh dengan air hangat serta tambahkan madu seperlunya sebagaimana bila kita menjadikannya air teh. Minum dengan cara teratur serta teratur untuk obati penyakit asma.
    11. Obat Gigitan Nyamuk
      Lumatkan 5–10 helai daun cocor bebek serta peras airnya. Pakai airnya sebagai pengoles luka gigitan nyamuk. Kerjakan pengolesan sehari-hari hingga sisa luka gigitan menghilang.
    12. Obat Anti Bakteri
      Daun cocor bebek bisa dipakai sebagai obat antibakteri. Luka memar serta luka terbuka (sebagaimana luka lantaran jatuh) bisa ditempel dengan daun cocor bebek yang telah dilumatkan. Ubah tiap-tiap sore sampai luka jadi kering.
    13. Sendi Sakit (Rheumatik)
      Semua tanaman sosor bebek seberat 30 gr di rebus, minum air atau 4 lembar daun sosor bebek, 1 sendok teh adas, 1 jari pulosari, 2 jari gula enau, serta 3 gelas air. Seluruhnya bahan di rebus hingga jadi 3/4-nya, setelah dingin disaring, diminum 3 x satu hari @ 3/4 gelas.
    14. Obat Nyeri Kepala
      Ambilah daun cocor bebek 10 lembar, lalu bersihkan yang bersih. Selepas itu giling hingga halus serta bubuhi air garam sekedarnya. Langkah memakainya yakni gosokan kombinasi itu pada dahi serta pelipis 1-2 kali satu hari sejumlah yang dibutuhkan. Atau Ambilah daun serta batang kangkung 1/2 genggam, daun cocor bebek 5 lembar. Selepas itu bersihkan bersih serta diasapkan sebentar. Makan sebagai lalap bersama sama juga dengan nasi 2-3 kali satu hari sejumlah yang dibutuhkan.
    Efek Samping Yang Mungkin Tejadi
    Kelebihan dosis pada pemakaikan dapat beresiko pusing dan muntah-muntah. Jika dikonsumsi oleh wanita hamil dapat menyebabkan kematian pada janin. Dilarang konsumsi herbal ini untuk pasien masalah manfaat pencernaan. Untuk yang kulit peka sebaiknya waspada ketika memakainya lantaran dapat menyebabkan gatal serta melepuh.

    #4 Tanaman Obat Tapak Dara (Catharanthus roseus)



    Tapak dara memiliki banyak warna bunga, seperti warna putih, ungu, jingga, atau paduan warna warna tersebut. Kuncup bunga biasanya muncul dari ketiak daun paling atas atau satu tingkat di bawah ujung tangkainya.

    Bunga akan mekar bila daun terulung sudah terbentuk sempurna, Namun, tidak semua kuncup yang muncul akan mekar bersamaan. Kuntum bunganya mirip terompet bertangkai pendek, tetapi berliang lebar dan datar.

    Mahkota bunga berjumlah lima lebar dengan warna yang beragam, seperti putih, ungu muda agak pink, dan warna putih dengan lingkaran kecil merah di tengahnya.

    Tapak dara mengandung zat alkaloid, di antaranya vinkristin, vinrosidin, vinblastin (vin ca/eopob/astin), dan vinleurosin.

    Vindolin, sejenis alkaloid lain yang berbentuk metil ester dari asam karboksilat aspidos permidin yang dikandung oleh tanaman ini mampu menurunkan kadar gula dalam darah.

    Oleh karena itu, tanaman toga ini berkhasiat untuk menyembuhkan kencing manis (diabetes mellitus), tekanan darah tinggi (hipertensn, leukemia, asma bronkitis, demam, radang perut, disentri, kurang darah, tangan gemetar, gondong, bengkak, bisul. borok, luka bakar. dan luka baru.

    Kandungan daun tapak dara
    Nah, berikut ini adalah beberapa kandungan zat yang terdapat di dalam daun tapak dara dan sangat bermanfaat bagi tubuh, antara lain adalah:
    • Ajmalcine
    • Vinrosidin
    • Leurosine
    • Reserpine
    • Viblastime
    • Locherine
    • Vindolinine
    • Akuammine
    • Vincamine
    Tentu saja masih banyak kandungan zat lainnya yang tidak disebutkan di atas. Jadi, daripada anda menanam tanaman tapak dara sebagai hiasan saja lebih baik digunakan sebagai obat alternatif bagi anda yang sedang merasa ada masalah di tubuh.

    Resep Teh Herbal dari Daun
    Daun tapak dara yang masih segar, 5 – 7 helai. Madu murni, secukupnya (boleh pakai, boleh tidak). Cuci bersih daun dengan air mengalir. Rebus bersama 3 gelas air sampai airnya tinggal setengahnya. Saring, dinginkan, dan tambahkan madu secukupnya. Minum teh herbal ini 1 – 3 kali sehari (pagi, siang, malam) masing-masing ½ (setengah) gelas.

    Resep Teh Herbal dari Bunga
    Bunga tapak dara, 4 – 5 buah. Madu murni, secukupnya (boleh pakai, boleh tidak). Masukkan bunga ke dalam teko penyeduh teh. Tuangkan air yang baru saja dididihkan ke dalam teko. Seduh bunga selama sekitar 8 menit, lalu buang semua bunganya. Tuangkan ke dalam cangkir, dinginkan, lalu tambahkan madu secukupnya. Minum teh herbal ini di pagi hari, 30 menit sebelum sarapan. Minum teh herbal ini maksimal tiga kali dalam seminggu.

    Tumbuhan tapak dara (Catharanthus roseus) telah digunakan untuk berbagai jenis penyakit seperti kanker, diabetes, dan darah tinggi, di seputar dunia selama beberapa puluh tahun belakangan ini. Setiap bagian tanamannya, misalnya daun, akar, batang, kulit kayu, dan bunga, merupakan sumber dari sejumlah jenis senyawa bioaktif yang bermanfaat.

    Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mempelajari kandungan alkaloid dan kemampuan farmakologis yang dimilikinya. Namun masih dibutuhkan penelitian dan upaya lebih besar untuk meningkatkan produksi serta pemanfaatan alkaloid tersebut dalam skala besar agar semakin banyak orang mendapat manfaatnya.

    #5 Tanaman Obat Kamboja (Plumeria acuminata)



    Tanaman toga kamboja dikenal juga dengan nama Plumeria rubra karena bunganya berwarna putih dengan semburat merah jambu dan di bagian tengahnya kuning. Tangkai bunganya berwarna merah jambu. Tanaman ini berupa pohon dengan ketinggian mencapai 5 meter.

    Daunnya mengkilap dengan warna hijau gelap. Batangnya mudah patah dan gampang mengeluarkan getah bila terluka. Getahnya lengket mirip getah karet. Pada musim hujan, tanaman biasanya tumbuh rimbun.

    Tanaman kamboja mengandung zat-zat fuvoplumierin yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Juga mengandung minyak menguap, seperti geraniol, farsenol, sitronellol, fenetilalkohol, dan linallol, serta terdapat saponin, zat pahit, dan damar. Zat-zat yang ada pada tanaman toga tersebut berkhasiat mengobati patek (frambusia), pecah pecah pada telapak kaki, dan kaki bengkak.

    Manfaat Bunga Kamboja Untuk Pengobatan Herbal.
    1. Mengobati Bagian Tubuh Bengkak
      Caranya, ambil 1 sirap kulit pohon kamboja kemudian tumbuk hingga halus. Rebus dengan setengah gelas air hingga mendidih, air tersebut gunakan untuk merendam atau mengompres bagian tubuh yang bengkak.
    2. Mengobati Bisul
      Untuk mengatasi penyakit bisul menggunakan bunga kamboja. Cara pertama, menggunakan daun kamboja dan minyak kelapa. Daun kamboja lemaskan dan olesi dengan minyak kelapa, kemudian tempelkan pada bagian tubuh yang tumbuh bisul. Setelah kering ganti dengan daun yang lain.
    3. Menghilangkan Kutil
      Bagi anda yang memiliki kutil hilangkan saja menggunakan getah kamboja. Caranya sama dengan menghilangkan tahi lalat, harus hati-hati dengan getah kamboja karena sifatnya tajam dan jangan sampai terkena bagian tubuh yang lain.
    4. Menghilangkan Tahi Lalat
      Caranya, ambil getah kamboja menggunakan kapas dan tempelkan pada tahi lalat, harus hati-hati dengan getah kamboja karena sifatnya tajam dan jangan sampai terkena bagian tubuh yang lain.
    5. Mengatasi patek atau frambusia
      Patek atau frambusia yang merupakan penyakit kulit menular dan ditandai dengan timbulnya bintil-bintil kecil pada kulit. Bagian kulit kayu kamboja bisa digunakan untuk mengatasi penyakit ini. Caranya, ambil 2 Sirap kulit kamboja dan tumbuk halus. Setelah itu rebus dengan 1 cerek air sampai mendidih, kemudian gunakan air rebusan untuk mandi. Bisa juga kulit kamboja yang ditumbuk digosokkan langsung pada kulit yang terkena patek.
    6. Mengobati Kencing Nanah atau Gonore
      Penyakit menular yang ditimbulkan oleh bakteri neisseria gonorrhoeae ini menimbulkan rasa nyeri saat buang air kecil serta keluarnya cairan yang menyerupai nanah dari vagina atau penis sehingga mengganggu kenyamanan dan kesehatan. Untuk mengatasinya bisa dilakukan dengan memanfaatkan bagian akar kamboja dengan cara siapkan satu potong akar kamboja dan cuci hingga bersih. Rebus satu potong akar kamboja yang sudah bersih dengan satu gelas air hingga mendidih. Minum air rebusan satu kali dalam sehari hingga sembuh.
    7. Melancarkan Pencernaan
      Apabila anda mengalami masalah pencernaan, seduhlah bunga kamboja bersama teh karena bunga kamboja dipercayai dapat memberikan efek sejuk dan baik bagi pencernaan yang sedang bermasalah.
    8. Antibiotik dan Antibakteri
      Getah Bunga Kamboja mengandung alkaloid, tanin, flavonoid, dan tripterpenoid dan pada getahnya mengandung tripternoid pentaksiklik yang bersifat racun. Karena sifatnya racun dan mematikan kuman maka getah kamboja dengan dosis yang tepat bisa dimanfaatkan sebagai obat antibiotik. Selain itu tumbuhan kamboja juga mengandung fulvoplumierin sehingga dapat digunakan sebagai antibiotik yang menghambat perkembangan bakteri mycobacterium tuberculosis yang menjadi penyebab penyakit TBC. Untuk mengetahui dosis yang tepat silakan konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Sedangkan untuk resep jadi bisa mengkonsumsi Teh Herbal Bunga Kamboja, Teh Herbal Kulit, Minuman Herbal Daun Kamboja dan Minuman Sari Extrak Getah Kamboja.
    9. Mengobati Sakit Gigi Berlubang
      Untuk mengobati sakit gigi akibat gigi berlubang. Caranya, ambil getah pohon kamboja menggunakan kapas dan pakai untuk mencocok gigi yang berlubang. Gunakan secukupnya dan hati-hati jangan sampai terkena lidah atau bagian mulut lainnya. Meski demikian, perlu diperhatikan bahwa pengobatan dengan getah tersebut sifatnya hanya sementara dan tidak bisa difungsikan untuk menuntaskan rasa sakit gigi tersebut.
    10. Mengobati Panu
      Panu dapat disembuhkan secara mudah oleh daun kamboja oleh karena itu disarankan untuk mencoba mengobati panu dengan daun kamboja, caranya ambil kulit batang daun kamboja. Rebus dengan air secukupnya hingga mendidih. Gunakan air rebusan tersebut untuk mandi atau mencuci bagian tubuh yang panuan.
    11. Menghaluskan Kaki Bagian Tumit yang Pecah-pecah
      Kulit kaki yang pecah-pecah menganggu penampilan karena membuat kita tidak percaya diri saat memakai sepatu. Anda dapat membuat kulit kaki menjadi kembali halus dan indah dengan daun kamboja, caranya ambil satu potong kulit bunga kamboja dan rebus bersama 3 liter air. Setelah mendidih tunggu hingga hangat. Rendamlah kaki yang pecah-pecah menggunakan air rebusan tersebut. Lakukan secara rutin satu kali sehari sebelum tidur.
    12. Mengobati Borok
      Obati borok dengan mengoleskan getah kamboja pada borok yang sudah dicuci dengan air hangat.
    Bahan Obat dari Pohon Kamboja Yang Berbunga Putih antara lain:

    BUNGA
    Bunga kamboja dapat dimanfaatkan untuk mencegah rematik atau asam urat, meredakan demam yang tinggi, melancarkan keluarnya air seni, mengobati pencernaan, dan menyembuhkan sembelit. Selain itu wangi bunga kamboja juga sering dimanfaatkan sebagai bahan campuran sabun mandi, obat nyamuk, dan minyak wangi.

    Caranya :
    Bisa menggunakan bunga kamboja yang segar atau yang kering. Bunga segar boleh dimakan sebagai lalapan, setelah dikukus terlebih dahulu. Atau rebus bunga kamboja yang kering, kemudian minum air rebusannya setelah dingin. Cara ini bisa dilakukan / diminum 3 kali sehari.

    KHASIAT :
    Untuk menurunkan demam, meredahkan batuk, memperlancar keluarnya air seni, menghentikan mencret karena disentri, mencegah pingsan akibat hawa panas ( heat stroke ) . Jika konsentrasinya pekat ( jumlah bunga kamboja diperbanyak ), berkhasiat memperlancar buang air besar. Untuk itu, bunga kamboja putih bisa dimakan atau air rebusannya diminum pada jam makan malam atau sebelum tidur.

    GETAH
    Getah Bunga Kamboja dapat menyembuhkan gatal-gatal karena mengandung sejenis antiseptik. Namun dalam pemakain perlu diperhatikan dosis dan kondisi kulit penderita karena apabila jenis kulit penderita sensitif maka pemakaian getah bunga kamboja akan menimbulkan iritasi. Getah Bunga Kamboja dapat diambil dengan cara mematahkan pangkal daun atau memangkas batang pohon kamboja.

    Caranya :
    Getah pohon kamboja bisa dioleskan pada bagian yang sakit, dilakukan 2 – 3 kali sehari. Getah bisa didapat dengan cara mematahkan pangkal daun atau memangkas batang pohon kamboja.

    KHASIAT :
    Untuk merontokkan kutil dan kapalan, mengobati bisul, menyembuhkan telapak kaki yang pecah – pecah, menyembuhkan borok dan kudis. Perlu diperhatikan bahwa jangan sampai getah pohon kamboja mengenai mata karena bisa mengakibatkan kebutaan.

    BATANG
    Untuk memanfaatkan batang pohon kamboja sebagai obat alami dimana bagian yang bisa dimanfaatkan adalah kulit batang atau bisa juga batangnya. Batang bunga Kamboja mengandung getah putih yang mengandung damar, kautscuk, senyawa sejenis karet, senyawa triterpenoid amytin dan lupeol. Kulit batang kamboja sendiri bermanfaat untuk menghilangkan rasa sakit karena bengkak atau adanya pecah-pecah pada telapak kaki. Getah bunga kamboja yang mengandung senyawa glikoda bersifat racun oleh karena itu dapat digunakan sebagai obat sakit gigi atau obat luka apabila dengan dosis yang tepat. Satu hal yang harus diperhatikan, getah bunga kamboja tidak bola terkena mata karena akan mengakibatkan kebutaan.

    Caranya :
    Batasi penggunaan kulit atau batang supaya konsentrasi air yang akan diminum tidak terlalu pekat. Coba ambil 2 ruas jari kulit batang atau batang lantas rebus dengan 5 gelas air sampai menjadi satu gelas, kemudian minum .

    KHASIAT :
    Untuk menyembuhkan penyakit cacingan, menyembuhkan busung air, melancarkan buang air besar.


    Keyword


    TOGA, Tanaman, Obat, Keluarga, Apotek, Hidup, Daun, Bumbu, Sehat, Kesehatan, Murah, Botani, Apotik, Rumah, Budidaya, Pengobatan, Herbal, Alami, Efektif

    Incoming Search Term


    Tanaman Rumah Sebagai Obat, Obat Alamai Tanpa Efek Samping, Apotek Hidup, Apotik Rumah, Obat Alami, Obat Alami Keluarga, Tanaman Budidaya Pengobatan, Menanam Tanaman Obat, Manfaat Sayuran Sebagai Obat, Obat Tradisional Ampuh Tanpa Efek Samping

    No comments

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad

    ©2010 - codeflare